Menaker Yakin Angka Pengangguran Bakal Turun, Gimana Caranya?

Lebih lanjut, Menaker Ida mengamini adanya ketidaksesuaian antara kemampuan (skill) tenaga kerja dan kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Pasalnya, kebutuhan tenaga kerja saat ini makin dinamis dengan munculnya jenis-jenis pekerjaan baru.

“Diantara yang dilakukan, kita kan punya revitalisasi pendidikan dna pelatihan vokasi, itu yang menjawab itu, bagaimana output dari pendidikan maupun pelatihan vokasi itu siap masuk di pasar kerja,” kata dia.

“Jadi selama ini kan terjadi mismatch ya. Output dari pendidikan ataupun pelatihan itu tidak bisa menjawab kebutuhan pasar kerja. Nah dengan revitalisasi ini kita harapkan output dari pendidikan maupun pelatihan vokasi itu bisa menjawab kebutuhan kerja itu,” pungkas Ida Fauziyah.

Makin Banyak Usia Produktif

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengamini saat ini makin banyak model-model pekerjaan baru. Maka, dia menekankan perlu adanya suplai tenaga kerja yang sesuai kebutuhan pasar kerja tadi.

Ida menuturkan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memperkuat lembaga pelatihan atau vokasi. Sehingga bisa memperkuat pelatihan tenaga kerja sesuai dinamika kebutuhan pasar kerja.

“Jumlah penduduk usia produktifnya melimpah maka agar bisa masuk di pasar kerja perlu disiapkan kompetensinya. Pendidikan maupun pelatihan vokasi harus bisa menjawab kebutuhan pasar kerja yang sangat dinamis,” urainya di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta, Minggu (15/10/2023).

“Banyak jenis pekerjaan baru yang muncul yang membutuhkan kompetensinya,” imbuh Ida.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *