Top 3: TikTok Shop Hadir Lewat Tokopedia, Predatory Pricing Kembali Muncul?

Liputan6.com, Jakarta – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan TikTok mengumumkan kemitraan strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan fokus pada pemberdayaan serta perluasan pasar bagi pelaku UMKM nasional.

TikTok akan menginvestasikan lebih dari USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 23,43 triliun (kurs Rp 15.619,85 per USD) sebagai komitmen jangka panjang untuk mendukung operasional Tokopedia, tanpa dilusi lebih lanjut pada kepemilikan GoTo di Tokopedia.

Direktur Ekonomi Digital Center of Law and Economic Studies (Celios) Nailul Huda, berkomentar bahwa kerja sama antara platform TikTok dan Tokopedia akan menguntungkan kedua belah pihak.

Meski demikian, terdapat sejumlah hal yang perlu diwaspadai pemerintah usai terjalinnya kerja sama antara TikTok dan Tokopedia. Antara lain praktik predatory pricing (jual rugi) hingga masuknya barang impor yang akan merugikan UMKM lokal.

Artikel mengenai TikTokShop ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Selasa (12/12/2023):

1. TikTok Gandeng Tokopedia, Pemerintah Harus Antisipasi Predatory Pricing

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan TikTok mengumumkan kemitraan strategis. Bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan di bawah PT Tokopedia sebagai bagian dari kemitraan strategis itu.

Direktur Ekonomi Digital Center of Law and Economic Studies (Celios) Nailul Huda, berkomentar bahwa kerja sama antara platform TikTok dan Tokopedia akan menguntungkan kedua belah pihak.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *