Di Depan Puan Maharani, Bos Freeport Bidik Produksi 1,9 Juta Ounces Emas di 2024

Liputan6.com, Jakarta Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengunjungi area operasi PT Freeport Indonesia (PTFI) di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, 10 Desember 2023.

Puan Maharanimengapresiasi kinerja pertambangan PTFI dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua dan Indonesia.

“Yang sudah dilaksanakan tentunya sudah berdampak cukup positif untuk Papua dan Indonesia secara umumnya. Kami berharap dengan sumber daya mineral yang besar tentu harus bermanfaat untuk Indonesia,” katanya.

Dalam kunjungan kerja ini, rombongan Ketua DPR dan Menteri ESDM melihat secara langsung area Tambang Terbuka Grasberg, Kantor Pusat Operasi Tambang Bawah Tanah, hingga meninjau operasi tambang bawah tanah terbesar di dunia Grasberg Block Cave yang dioperasikan sepenuhnya oleh anak bangsa.

Puan menilai keterlibatan tenaga kerja asal Papua telah banyak dan teknologi pertambangan yang digunakan sangat modern.

“Sudah sangat modern, sudah menggunakan teknologi yang luar biasa dan tenaga lokal sudah cukup banyak diberdayakan di sini. Saya berharap tenaga lokal yang bekerja di sini akan bertambah sehingga ke depannya transfer teknologi yang ada sebesar-besarnya untuk Indonesia,” kata Puan.

Adapun Menteri ESDM Arifin Tasrif mengapresiasi operasional PTFI yang telah memasuki era pertambangan bawah tanah.

“Sekarang masuk ke tambang bawah tanah, masuk lagi ke DMLZ dan semuanya tambang bawah tanah. Dengan kapasitas produksi maksimum dari semua tambang Underground sebesar 240ribu ton bijih per hari, saat ini PTFI telah mencapai sekitar 213 ribu ton per hari. Dan memang kecepatan Freeport dalam melaksanakan pekerjaan ini patut kita acungkan jempol,” katanya.

Arifin berharap dengan perkembangan yang sudah sangat baik tersebut, PTFI tetap berkomitmen menjalankan kewajibannya. Yakni menyelesaikan pembangunan smelter di Gresik dan penambahan kapasitas di PT Smelting. Kedua hal ini sangat penting untuk mendukung hilirisasi pertambangan.

“Ada dua pekerjaan, yang pertama selesai bulan ini penambahan 30% kapasitas smelter pertama (PT Smelting) dan smelter kedua PTFI harus selesai bulan Mei 2024 sehingga semua konsentrat tembaga PTFI dapat diserap di dalam negeri,” kata Arifin.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *