Liputan6.com, Jakarta – Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan sebanyak 107,63 juta orang akan melakukan perjalanan pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2024. Angka tersebut kurang lebih 39,83 persen dari jumlah penduduk di Indonesia.
Dari lebih dari 100 juta orang yang bepergian ke luar kota, pilihan yang bepergian pada liburan Natal 12,50 juta orang. Kemudian, pilihan bepergian pada Natal dan Tahun Baru 43,39 juta orang, serta pergi pada Tahun Baru 51,74 juta orang.
Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno menjelaskan, angka-angka ini merupakan hasil dari Survei Online Pergerakan Masyarakat pada Masa Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 rentang 26 Oktober – 2 November 2023 yang dijalankan oleh Kemenhub.
“Mayoritas responden atau kurang lebih 45,29 persen merencanakan bepergian ke lokasi wisata,” kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu (10/12/2023).
Djoko melanjutkan, potensi pergerakan per provinsi, Papua Barat (53,76 persen), Sumatera Utara (50,37 persen), Nusa Tenggara Timur (51,36 persen), Papua (49,63 persen), dan Maluku (47,18 persen).
Lima besar asal daerah nasional adalah Jawa Timur 17,54 juta orang, Jabodebatek 14,81 juta orang, Jawa Tengah 14,22 juta orang, Jawa Barat 11,18 juta orang dan Sumatera Utara 7,45 juta orang.
Sementara lima besar tujuan daerah nasional adalah Jawa Timur 16,34 juta orang, Jawa Tengah 14,86 juta orang, Jawa Barat 12,51 juta orang dan Prov. DI Yogyakarta 9,60 juta orang.
Sedangkan tujuan kota terbanyak nasional adalah Kota Yogyakarta 4,45 juta orang.
Pilihan mobil pribadi yang tertinggi, yakni 3,74 juta orang. Pilihan berikutnya, kereta antar kota 3,03 juta orang, bus 1,86 juta orang. Pilihan rute pengguna mobil adalah Tol Trans Jawa, Tol Cipularang, Tol Jagorawi 15 persen, Tol Jakarta – Merak.