Minim Sentimen, Rupiah Dibuka Menguat Tipis Lawan Dolar AS

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa pagi menguat sebesar 0,35 persen atau 55 poin menjadi 15.878 per dolar AS dari sebelumnya 15.933 per dolar AS.

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan, meski ada penguatan di awal perdagangan, rupiah mungkin masih berpeluang melemah terhadap dolar AS sehubungan sentimen terhadap aset berisiko terlihat masih negatif karena pasar masih memantau perkembangan di Timur Tengah.

“Dolar AS terkoreksi terhadap major currency pada perdagangan kemarin dan indeks dolar berada di 105.60 pagi ini dari sebelumnya di atas 106. (Hal ini) seiring dengan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang sedikit menurun, yield obligasi Tenor 10 tahun bergerak di sekitar 4,86 persen pagi ini, sebelumnya di sekitar 4,99 persen. Serangan darat Israel yang ditunda mungkin membantu menurunkan kekhawatiran pasar,” ujar dia dikutip dari Antara, Selasa (24/10/2023).

Sentimen Timur Tengah

Ia mengatakan, sentimen terhadap aset berisiko pada Selasa pagi ini terlihat masih negatif karena pasar masih memantau perkembangan di Timur Tengah. Sebagian indeks saham Asia masih bergerak negatif, seperti Nikkei, Hangseng, dan Kospi.

“Nilai tukar Rupiah mungkin masih berpeluang melemah terhadap dolar AS ke arah Rp15.950 dengan potensi penguatan di sekitar Rp15.900,” kata Ariston.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *